Apa Istimewanya Kopi Merah Putih Coffee dengan Konsep Afiliasi?

Merah Putih Coffee adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang distribusi melalui sistem reseller, dengan memberikan metode pemasaran kepada reseller dengan konsep afiliasi bergenerasi, artinya reseller akan mendapatkan uang dengan menjual produk dari merah putih coffee yang menyediakan jasa afiliasi, dengan Anda bergabung menjadi pemasar produk dan Anda akan dibayar setelah produk terjual dari team reseller Anda sampai 10 generasi.

Berapa perusahaan anggarkan pembagian prosentasi untuk reseller?
Perusahaan berikan total 50% dari nilai produk yang dijual dengan dibagi ke 10 generasi reseller.

Dari mana anggaran itu?
Anggran itu didapatkan dari jatah marketing , perusahaan margin laba yang lebih pada produk MPC tidak lain dikarenakan laba produk lah yang membayar para distributornya, mulai si penjual langsung hingga beberapa orang di level atasnya. Anggaplah suatu produk yang biaya produksinya hanya 45rb, dijual ke konsumen dengan harga 100rb, dimana 45rb labanya dibagikan ke para distributornya, dan hanya 10rb laba yang dikantongi perusahaan.

Artinya jika reseller baru membeli kopi dari anda, Anda menginformasikan bahwa dengan Reseller menjualnya kembali kepada orang lain reseller akan mendapatkan keuntungan, bukan diberikan oleh Anda, tapi oleh perusahaan pembuat MPC, dan ketika reseller menjual produk, bukan hanya reseller yang mendapat keuntungan, tapi juga anda yang telah mengenalkan reseller dengan produk MPC tersebut. Itulah sebuah skema dasar dari penjualan berjenjang atau bertingkat, yakni pada setiap produk yang Anda beli atau jual sebenarnya sudah diperhitungkan keuntungan bagi penjualnya, hingga orang yang memberikan referensi. Bahkan keuntungan bukan hanya dari yang memberikan referensi kepada Anda, tapi orang yang memberikan referensi kepada rekan Anda yang mengenalkan produk kepada Anda.
Jadi Apakah Harga Kopi yang dipasarkan oleh konsep Afiliasi bisa lebih mahal?
Harga Kopi mahal dan murahnya itu bukan dari berdasarkan faktor budget marketing saja, tapi banyak hal, diantaranya:

  1. Asal kopi menentukan harga
    Brasil misalnya, dikenal luas sebagai penghasil kopi dengan harga tergolong rata-rata untuk kopi berbasis susu.
    “Kopinya memiliki cita rasa yang manis dan bulat serta menawarkan kualitas dalam setiap cangkirnyaā€¯
    Ada pula kopi Geisha yang bersumber dari Panama, dikenal dengan cita rasa floral-nya yang tinggi.
    Kopi ini memiliki tingkat keasaman yang berkilau, aromatik, dan rasa yang memabukkan. Kopi ini menjadi jauh lebih mahal dari biji kopi Brasil.
    Kini, kopi Geisha yang ditanam di Panama memecahkan rekor sebagai kopi termahal di dunia.
    Harga sekarung dengan berat 45 kilogram mencapai 80.300 dollar AS atau sekitar Rp 1,1 miliar.
    Merah Putih Coffee salah satunya menjuala kopi gayo aceh, dan sudah banyak tau bagaimana qualitas kopi aceh gayo.
    Kopi Gayo merupakan jenis kopi Arabika yang sudah terkenal di berbagai belahan dunia. Kopi arabika gayo mempunyai rasa paling khas dan disukai dibandingkan kopi arabika yang di tanam di tempat lain. Kopi gayo mempunyai cita rasa yang tinggi yaitu dengan aroma yang nikmat serta khas, tingkat keasaman yang lebih rendah dan memiliki kepahitan yang kuat. Dilihat dari body sendiri, kopi khas Aceh ini kental, atau disebut full body. Kopi Aceh Gayo adalah kopi berjenis Arabika. Tidak hanya memiliki rasa dan wangi yang khas, jenis kopi terbaik Indonesia ini juga memiliki beberapa khasiat. Salah satunya adalah untuk menangkal radikal bebas serta memaksimalkan metabolisme tubuh.
  2. Proses pengelolaan kopi
    Ada banyak faktor yang berkontribusi terhadap harga kopi.
    Varietas kopi seperti Geisha dan beberapa kopi termahal dunia lainnya biasa diberi nilai antara 95-100. Faktor-faktor yang menentukan nilainya antara lain adalah strategi, teknologi, pekerja yang terlibat, dan waktu.
    Penawaran dan permintaan juga bisa mendorong harganya menjadi naik, Proses pengeringan biji kopi mahal Tidak semua tanaman seperti ini, namun menurut Lewin, semakin lambat biji kopi tersebut tumbuh, kualitasnya biasanya akan lebih baik.
    Kopi dengan kualitas tinggi tumbuh di dataran yang lebih tinggi di pegunungan dengan oksigen lebih sedikit dan kondisi yang lebih berat. Artinya kopi-kopi tersebut berjuang untuk bertahan,
    Namun, dalam prosesnya akan terbentuk lapisan-lapisan di dalam biji kopi untuk membuatnya menjadi produk yang lebih berkualitas. Artinya, biji kopi yang ditanam di dataran rendah bisa ditanam dalam waktu 4-6 bulan, Sementara, biji kopi kualitas tinggi bisa mencapai 9-10 bulan.
    Variabel lainnya, antara lain memetik biji pada tingkat kematangan sempurna, memfermentasikannya dengan pendekatan sempurna, dan mengeringkannya perlahan dengan kontrol penuh atas tingkat kelembapan.
    Merah Putih Coffee mengeluarkan kopi gayo aceh, dan Petani kopi gayo juga mengolah panen kopi dengan cara yang tidak biasa dilakukan petani kopi di belahan dunia lainnya. Cara ini disebut semi washed (tidak cara basah dan kering). Metode ini sangat khas yang menghasilkan kopi mutu eksport, dan merah putih coffee menggunakan cara ini.
  3. Apakah branding atau merek berperan dalam menentukan harga?
    Bisa ya dan tidak. ada kesadaran merek dari konsumen.
    Banyak perusahaan kopi yang jauh lebih mapan, mengatakan mereka kopi spesial tetapi sebagian besar dari bisnis mereka bersifat komersial. Itu mengecewakan banyak orang.
    Bagaimana dengan kopi merah putih coffee apakah mahal atau murah?
    Kopi MPC tidak terlalu murah dan terlalu mahal buktinya masih banyak kopi yang sama jauh diatas harga kopi MPC padahal mereka sistemnya hanya menggunaan model konvensional, artinya perusahaan langsung jual ke konsumen tidak melewati beberapa tahapan marketing, perusahaan tidak membutuhkan budget untuk marketing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *